Ini bukan fenomena yang baru pertama kali terjadi. Fenomena
ini selalu terjadi setiap tahunnnya. Tapi fenomena ini selalu booming setiap
tahun di masyarakat dan kalangan mahasiswa Subi. Pemberitaannya heboh sampai ke
mana-mana. Fenomena ini bernama "Mudik" Mudik
atau bahasa ilmiahnya pulang kampung adalah fenomena yang terjadi menjelang
Idul Fitri. Seperti halnya Mahasiswa Subi khususnya anak kos adalah golongan
yang ikut merayakannya. Mereka heboh dengan sibuk membicarakannya, menyusun
jadwal mudik, dan mempersiapkan barang-barang bawaannya.
Nah, langsung ke TKP aja ya,. fakta tentang mudik di kalangan Mahasiswa Subi
1. Mudik itu selalu ditunggu-tunggu
Mudik itu selalu
ditunggu-tunggu oleh Mahasiswa Subi. Baru aja sampai di kosan abis mudik,
mereka udah merencanakan jadwal mudik selanjutnya dan enggak sabar untuk segera
mudik. Alasannya simpel, mahasiswa Subi itu rindu dengan suasana rumah dan
fasilitas seisinya.
Dan satu lagi....rindu sama calon gebetan di
kampung halaman
2. Menghitung hari menuju mudik
Kerjaan utama Mahasiswa
Subi menjelang mudik menghitung hari menuju mudik. Dari H-ratusan hari sampai
H-1 mudik. Mereka biasanya menghitung hari dengan update status di sosmed yang
sukses bikin temen-temennya jadi tau kalo dia mau mudik. Ada juga mahasiswa
yang menghitung hari sambil nyanyi
3. Enaknya mudik di rumah ada berbagai fasilitas
Rumah itu ibarat surga
bagi mahasiswa. Sampai di rumah mereka terbebas dari penderitaan hidup sebagai
anak kos. Mereka enggak perlu sibuk pasang alarm buat bangun sahur karena pasti
dibangunin kalo dirumah. Mereka enggak perlu saling memangsa sesama anak kos
demi nasi kucing dan gorengan di angkringan karena makanan di rumah udah di
sediakan. Dan pekerjaan yang paling cocok dan optimal untuk di lakukan di rumah
adalah hibernasi.
4. Reuni sama temen-temen SMA
Selain hibernasi,
kegiatan mahasiswa Subi saat mudik lebaran biasanya diselingi kegiatan reuni
dengan temen-temen SMA. Reuni ini biasanya dilakukan dengan kegiatan buka
bersama.
5. Mudik itu cepat berlalu
Satu fakta yang harus
kalian tahu, saat mudik itu waktu terasa begitu cepat berlalu. Saat sampai di
rumah kamu akan merasa punya banyak waktu untuk di rumah. Tapi sebenarnya semua
itu hanya ilusi. Tiba-tiba waktu berlalu begitu cepat, lebaran udah lewat, dan
kamu harus kembali lagi ke dunia kampus. Kita menduga kondisi ini disebabkan
karena adanya konspirasi antara gravitasi kasur dan putaran waktu saat di
rumah.
6. Enggak pengen balik ke perantauan
Fakta yang selalu
terjadi saat waktu liburan mudik akan berakhir adalah si mahasiswa enggak
pengen balik. Mereka enggak rela kebahagiaan mereka di rumah hilang begitu
saja. Mereka masih ingin menikmati gravitasi kasur di rumah, damainya di rumah
tanpa urusan kuliah, dan bisa makan sepuasnya. Tapi mau enggak mau kalian kan
tetap kembali ke perantauan, karena di perantauan sana ada bapak kos, dunia
perkuliahan, para sahabat, penjual angkringan, dan kompetitor kalian di
angkringan yang rindu dengan kehadiran kalian.
Mudik itu selalu selalu punya kenangan indah, perjuanganmu
untuk mudik akan terbalaskan dengan nikmatnya suasana di rumah. "Mudik
adalah cara terbaik untuk mengobati rindu dengan suasana di rumah dan
menghilangkan penat selama berada di lingkup kampus".


